Trump Berencana Memperpanjang Operasi TikTok selama 75 Hari Sambil Menegosiasikan Penjualan Potensial ke AS

    by VT Markets
    /
    Apr 5, 2025
    Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang memperpanjang operasi TikTok selama 75 hari tambahan, dengan alasan kemajuan dalam negosiasi dengan China. Ia menyatakan niat untuk bekerja sama dengan TikTok dan China untuk menyelesaikan kesepakatan, meskipun ada kemungkinan ketidakpuasan dari China terkait tarif AS. Pejabat AS khawatir tentang kepemilikan TikTok oleh ByteDance karena takut akan akses data pengguna oleh pemerintah China. Aplikasi ini mengumpulkan berbagai jenis data, termasuk lokasi dan riwayat browsing, yang menimbulkan kekhawatiran tentang pengawasan dan manipulasi.

    Kekhawatiran Terhadap Algoritma Tiktok

    Kekhawatiran terus berlanjut tentang algoritma TikTok yang berpotensi memengaruhi opini publik. Aplikasi ini sudah dilarang pada perangkat federal dan di banyak negara bagian karena masalah keamanan. Tindakan legislatif yang mendesak ByteDance untuk melepaskan operasi TikTok di AS semakin meningkat, termasuk perintah eksekutif sebelumnya dari Trump pada tahun 2020 yang bertujuan melarang aplikasi tersebut jika tidak dijual. Legislatif bipartisan terbaru mengusulkan baik pelarangan TikTok atau memaksa penjualannya kecuali ByteDance menyerahkan kepemilikan.

    Pembatasan Sementara dan Negosiasi yang Berlanjut

    Artikel ini menjelaskan perpanjangan sementara yang diberikan oleh Trump, memberikan TikTok tambahan 75 hari untuk melanjutkan operasi, di tengah diskusi yang maju antara pemerintahannya dan rekan-rekan Tiongkok tentang kemungkinan resolusi. Meskipun langkah ini menunjukkan adanya tingkat kerja sama yang sebelumnya tidak diantisipasi, ia datang di tengah meningkatnya tekanan politik dan keamanan nasional yang diarahkan pada perusahaan induk TikTok asal Tiongkok. Pejabat AS telah menunjukkan meningkatnya ketidakpercayaan terhadap kendali ByteDance atas platform tersebut—terutama terkait aksesnya ke data pengguna yang sensitif dan potensi implikasi pengawasan, mengingat praktik otoriter digital Tiongkok yang sudah dikenal. Perintah eksekutif ini bukan berarti segala sesuatunya bersih—ini adalah jeda, bukan pengampunan. Meskipun nada negosiasi saat ini terdengar kurang kaku dibandingkan dengan perintah tahun 2020 yang secara langsung menuntut divestasi atau pelarangan—ini tetap berlandaskan pada prinsip yang sama: mencegah Beijing mempengaruhi atau mencegat data melalui salah satu aplikasi seluler yang paling banyak diunduh di dunia. Para pembuat undang-undang dari kedua pihak telah mempertegas sikap mereka, menambah bobot pada usulan yang baik menghapus kepemilikan ByteDance atau menghapus aplikasi tersebut sepenuhnya dari jaringan AS. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai berdagang sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    Chatbots